Headlines News :
Home » » Rahasia Tuhan Dibalik Tidak Terkabulnya Doa

Rahasia Tuhan Dibalik Tidak Terkabulnya Doa

Written By Syukur Muhammad on 04 February 2011 | 7:55:00 PM

Selamat malam teman... selamat malam para pembaca, tamu terhormat di web ini. Malam ini saya ingin bertanya kepada kalian, kepada siapa saja yang menjadi pengunjung disini. Pertanyaan saya "Apakah kalian mempunyai keinginan yang belum terkabul?".
Saat menulis ini, saya yakin dan tahu bahwa setiap orang punya keinginan yang mungkin belum dikabulkan oleh tuhan, tapi yang saya tidak tahu, apa sebab tuhan tidak mengabulkan permintaan hambanya? Saya tidak pernah benar-benar tahu sampai tuhan menunjukkan saya kepada suatu kisah nyata yang ditulis oleh seseorang bernama Frank Slazak. Kisah tentang rencana tuhan dibalik doa yang tidak dikabulkan. Dalam tulisannya Frank Slazak bercerita sbb :
Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah. Gedung putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger, dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. 
Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan! Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku, selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. 
Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center. Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi, latihan ketangkasan, percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini? Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa. 
Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih Christina McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku? Bagian diriku yang mana yang kurang? Mengapa aku diperlakukan kejam? Aku berpaling pada ayahku. Katanya, “Semua terjadi karena suatu alasan.” 
Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku? Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang. 
Aku teringat kata-kata ayahku, "Semua terjadi karena suatu alasan." Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah, aku seorang pemenang. Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan .
Dari kisah tersebut, semoga bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, bahwa saat tuhan tidak mengabulkan permintaan hambanya, tuhan mempunyai rencana yang jaaauh lebih indah dari yang kita harapkan. karena tuhan maha tahu apa yang terbaik bagi hamba-hambanya.
Wallahua'lam
Share this article :

Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Inisial-S Blog - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template